Detik demi detik waktu yang terus
mengalir mempertemukan kamu dan aku. Aku tak bisa aku menghindari pertemuan
itu. Pelan tapi pasti tak bisa ku ingkari, bahwa aku tertambat dengan
pesonamu yang kharismatik. Pesonamu yang mampu mengikat sukmaku. Pesonamu yang mampu
menghapus lukaku, pesonamu yang bisa membuatku tersenyum [lagi], pesonamu yang
membuatku bergairah menghadapi hari-hariku. Terkulai lemah aku menghadapi
pesonamu.
Hidupku penuh dengan warna, bagai
pelangi yang menghiasi langit setelah hujan. Ingin aku menghiasi hidupmu dengan
pelangi yang kumiliki. Berbagi suka dan dukaku denganmu.
Percayalah bahwa kamu dan aku bisa
berjalan bersama bergandengan menuju kebahagiaan yang hakiki.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar